Di Balik Harga Software Yang murah

7:39 AM



Bismillah.

Assalamu'alaikum. Teman-teman yang sudah mau hijrah ke software ori, terutama OS Windows biasanya langsung searching-searching di olshop seperti bukalapak, tokopedia dll. Di situ pasti teman-teman banyak menemukan penjual yang menjajakan OS Windows "ORI" dengan harga miring, bahkan sangat miring. 
Di hati teman-teman pasti langsung terbesit sebuah pertanyaan "wah ini ori beneran apa ori gadungan ni,hehe". Nah berikut penjelasan lebih lengkap mengenai "murahnya" harga software yang dipaparkan secara lengkap oleh mas Andita Selly Bestoro selaku penjual software online :) 

...

WARNING : Tulisan ini dikhususkan untuk pengguna dan mereka yg concern dgn software original dan legal.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa kesadaran masyarakat Indonesia akan penggunaan software original beberapa tahun terakhir ada peningkatan. Hal ini kemudian diikuti munculnya para penjual software-software murah di berbagai marketplace. Yg saking murahnya, bahkan diantaranya ada yg tidak masuk akal.


Bukan sekali dua kali, di berbagai grup maupun via PM, banyak teman-teman yg bertanya tentang hal ini. Umumnya pada meragukan keasliannya. Pada takut kalo lisensi yg dibeli adalah lisensi bajakan.

Lalu bagaimana sebenarnya?

Sependek pengalaman saya beberapa tahun belakangan mengelola toko online software, secara umum, software berbayar itu punya 2 tipe lisensi :

(1) Lisensi yg berkaitan dgn originalitas software.

Tipe ini hampir sebagian besar dalam bentuk license key atau serial number. Dengan ini, sebuah software bisa diaktivasi dan diupdate secara online, serta dapat dicek statusnya oleh pihak vendor. Lisensi ini yg dilindungi UU positif Indonesia, sehingga pelanggarnya dapat dikenakan hukum pidana.

(2) Lisensi yg berkaitan dgn penggunaan software.

Untuk tipe ini, umumnya hanya berupa klausul hak guna. Isinya mengatur pembeli dalam menggunakan software tersebut, misalnya untuk penggunaan pribadi, untuk keperluan non-profit, dll. Lisensi ini lebih terkait dgn aspek moral.

Hubungannya dengan harga software yg murah apa?

Umumnya, software-software murah tersebut merupakan software original yg dijual tidak sesuai dgn peruntukan penggunaannya atau diperoleh dgn cara ilegal.

Misalnya, lisensi yg seharusnya diperuntukkan organisasi non-profit kemudian dijual ke pasar retail. Jadi secara fisik lisensinya memang asli (original), tapi menjadi tidak legal. Karena peruntukannya tidak sesuai dgn yg seharusnya.

Beberapa jenis lisensi yg sering disalahgunakan secara umum antara lain :

(a) Lisensi untuk Pendidikan
Biasanya diperoleh dari hasil kerjasama antara institusi pendidikan dgn vendor software. Sehingga pelajar/mahasiswa, staf, dan pengajar dapat harga khusus atau bahkan gratis untuk software tertentu.

(b) Lisensi untuk Developer
Umumnya merupakan bagian dari program dukungan vendor software tertentu untuk pengembangan bisnis dan teknologi bagi developer pemula.

(c) Lisensi untuk Organisasi Non-Profit
Sesuai namanya dikhususkan untuk organisasi non-profit dan lembaga non-Pemerintah. Dialokasikan sebagai bagian dari CSR vendor software tersebut.

(d) Lisensi untuk Corporate dan eks Project
Ini yg sering disalahgunakan oleh oknum pegawai Perusahaan tertentu. Kuota volume license yg seharusnya digunakan untuk Perusahaan, kelebihannya dijual untuk keuntungan pribadi.

(e) Lisensi OEM
Ini juga salah satu yg banyak disalahgunakan. OEM seharusnya dibundling dgn hardware dan hanya boleh diperjualbelikan ke produsen hardware tertentu. Bukan justru dijual untuk pasar retail.

(f) Lisensi "Jalur Belakang"
Jenis ini baru saya dapatkan beberapa bulan lalu. Dapat informasi, bahwa memang ada sales dari vendor software tertentu yg menjual lisensinya dgn harga miring untuk sekedar menambah pemasukan si vendor sales.

(g) Lisensi yg dibeli dgn menggunakan kartu kredit curian
Sekitar 5 tahun lalu, yg seperti ini banyak banget. Beberapa script kiddies melakukan carding dan menggunakan CC curiannya untuk membeli lisensi dan dijual ulang.

(h) Lisensi lintas slab Negara
Ada beberapa software tertentu yg dijual dgn harga berbeda untuk kelompok negara-negara tertentu. Sehingga, penjual ada yg menjual lisensi untuk slab Negara A berharga murah, kemudian dijual mahal ke slab Negara B yg harganya lebih mahal.

Selain menjual lisensi yg disalahgunakan, sebagiannya lagi menjual lisensi palsu dgn memanfaatkan serial number hasil generate keygen atau yg semisalnya. Soalnya beberapa software yg saya tahu memang tidak menggunakan sistem verifikasi online untuk aktivasinya.

Untuk mengenali lisensi ilegal yg seperti ini gimana caranya?

Jujur saja sangat sulit. Mengingat secara teknis, license key atau serial numbernya asli. Yg ilegal adalah lisensi peruntukannya. Sehingga satu-satunya cara untuk saat ini adalah dgn melihat harga jualnya.

Jika harga jualnya sangat murah ya bisa dipastikan lisensinya ilegal. Soalnya harga modal retailnya saja ndak masuk.

Apakah harga software memang mahal dan tidak bisa murah?

Sebenarnya tidak juga. Bahkan harga modal untuk lisensi retail ini sebenarnya murah kok. Marginnya dgn harga di situs resminya atau MSRP sangat besar.

Lalu kenapa harga resminya mahal? Ini sebenarnya sangat erat kaitannya dgn pricing strategy dalam bisnis. Pernah saya singgung di grup Digital Marketing Club sepintas. Kapan-kapan akan coba saya urai lebih jauh masalah ini.

Trus solusinya sebagai pembeli gimana?

Saran saya, sebaiknya tanyakan status lisensi software tersebut ke penjualnya. Jika ybs menjawab bahwa lisensinya original dan retail, maka bismillaah dan silakan beli. Soal dia bohong atau gimana, itu urusannya sama Alloh.

Ternyata keuntungan jual software ilegal itu besar ya?

Jelas pakai banget!
Contoh sederhananya saya bawakan pada gambar di bawah. Kebetulan saya punya 2 tipe akun yg ngasih lisensi gratisan : (i) Microsoft Imagine dari kampus tempat saya kuliah online dan (ii) MSDN hasil apply online. 






Untuk akun (i) Imagine, saya bisa saja generate lisensi Windows dan Office sepuasnya (fair usage). Katakanlah saya generate 20 lisensi masing-masing dan jual per lisensinya Rp 100.000, maka potensi keuntungannya mencapai Rp 4.000.000.

Sedangkan untuk akun (ii) MSDN, saya bisa generate 160 lisensi office dan lebih dari 500 lisensi Windows. Dengan harga jual Rp 100.000, saya bisa untung Rp 66.000.000.

Ini belum termasuk "mudahnya" apply MSDN. Dari 17 kali percobaan dgn beberapa teknik, hanya gagal 1 kali. Jadi sudah tahu pattern sukses applynya seperti apa.

Belum lagi kalo mau ambil untung dari lisensi non-profit atau eks project. Ini malah nyaris unlimited lisensi. Meskipun lisensinya harus bayar sekian puluh ribu rupiah, marginnya juga tetep gede.

Dan untuk saya pribadi, godaan seperti ini sangat besar. Sering banget pikiran nakal untuk jual ilegal itu muncul.

Tapi alhamdulillah sampai sekarang tidak saya lakukan. Kenapa? Saya takut dosa, takut kehilangan berkahnya. Dan mudah-mudahan terus diteguhkan sama Alloh.

Bisnis itu bukan sekedar nominal angka revenue dan profit yg bisa dipamerkan, tapi juga masalah surga dan neraka.

Ndak ada artinya revenue dan profit besar kalo malah ndak berkah. Cuma bikin jauh dari Alloh yg akhirnya jadi istidraj. Na'udzubillahi min dzalik.

Toh alhamdulillaah, jual software dgn harga retail yg jauh lebih mahal pun bisa laris. Karena balik lagi, yg ngasih rejeki itu Alloh.

Pesan moralnya?
Ndak ada.

Semoga bermanfaat saja. [ASB]

Sumber : here

...

Alhamdulillah jadi makin jelas sekarang. Bagi teman-teman yang mau beli Windows Ori harap lebih berhati-hati. Lebih baik menabung dulu sampai cukup baru beli Windows yang benar-benar ORI. Semoga Allah memudahkan dan memberi rejeki kepada teman-teman agar bisa hijrah ke Windows ori,aamiinn.. :)

*Harga windows ori bisa dicek langsung ke situsnya microsoft di sini

You Might Also Like

6 comments

  1. Nice inpo om. Banyak banget nemuin harga2 miring di situs jual beli online. Percaya sama situs resminya aja :D

    ReplyDelete
  2. alhamdulilah... dapet juga jawabannya...

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. saya juga beli di tokopedia. Tapi memang betul pas di cek di website microsoft lisensinya valid. Bayangkan paket windows 10 pro + Office 2016 pro plus cuma 180.000 (seratus delapan puluh ribu). Udah pake setahun ga masalah.

    ReplyDelete
  5. Terima kasih bro atas infonya bener-bener bermanfaat banget.. jadi tau semuanya hehehe

    ReplyDelete
  6. Barokallah Pak/Bu atas penjelasannya. Semoga usaha Bapak/Ibu selalu diberkahi dan diridhoi Allah SWT... Aamiiin

    ReplyDelete

Instagram