BELAJAR MENJADI FREELANCER #4 - MULAI NYETOK DESAIN

9:47 PM



Part [1] [2] [3]

Bismillah.

Assalamu'alaikum

Gak perlu banyak basa-basi, setelah membahas 3 point penting sebelum memulai menjadi freelancer (bagi yang belum baca bisa liat pada link di atas), insya Allah kita akan langsung eksekusi pada postingan kali ini.

Untuk memudahkan, kita akan fokus terlebih dahulu untuk mengisi konten pada 3 situs microstock saja, yaitu
  1. Shutterstock (khusus bagi yang sudah punya paspor, karena pembuatan akun di shutterstock wajib melampirkan paspor)
  2. Adobe Stock (sebelumnya Fotolia) 
  3. Iconfinder
Kenapa harus 3 situs ini? Alasan pertama karena ane juga baru mencoba 3 situs tersebut,hehe. Alasan kedua karena ketiga situs tersebut sudah terbukti menghasilkan dan dalam segi proses jauh lebih mudah ketimbang situs microstock lainnya. Bagi yang belum daftar buruan daftar sekarang juga. Kalau udah, maka kita akan langsung mulai nyetok ke ketiga situs tersebut. Oh iya "nyetok" di sini maksudnya kita akan membuat dan menjual desain kita sebanyak-banyaknya di sana. Desain yang akan kita jual adalah desain berupa Vector dan Icon.

Bismillah, mari kita mulai.

1. Menentukan Konten / Keyword
Hal pertama yang perlu kita lakukan sebelum mulai menggambar dan menjual desain kita adalah menentukan desain apa yang mau kita buat. Cara termudah adalah dengan melihat tren atau peristiwa yang akan terjadi dalam waktu dekat. Misal 1 bulan sebelum perayaan hari kemerdekaan indonesia, teman-teman harus sudah mulai mendesain hal-hal terkait perayaan kemerdekaan, seperti bendera, panjat pinang, kartu ucapan kemerdekaan dan sejenisnya. Contoh lain misal ada info akan terjadi gerhana bulan. Nah teman-teman harus peka dan langsung memasukan keyword "gerhana bulan" ke dalam list yang harus didesain.

Ada cara yang lebih mudah lagi khusus buat teman-teman yang ane cintai karena Allah. Ini ada hasil data riset berupa infographic dari situs 123rf.com mengenai keyword-keyword yang trending setiap bulan selama 1 tahun penuh. Jadi teman-teman gak perlu bingung lagi ketika mau mendesain. Insya Allah kalaupun teman-teman ingin membuat konten hanya dengan keyword-keyword ini sudah sangat cukup. Tapi tentu kita gak boleh berhenti belajar untuk terus meningkatkan kemampuan. Sebagai permulaan kita bisa dari sini saja terlebih dahulu.


Yuk kita coba praktek langsung. Sekarang kan bulan September. Nah teman-teman bisa melihat pada infographic di atas kalau bulan September desain yang paling sering dicari adalah yang bertemakan Zombie dan Business, sedangkan bulan Oktober desain yang laris manis adalah desain tentang Thanksgiving. Nah kita buat ketiga list ini sebagai keyword atau kata kunci yang akan kita buat desainnya. Keyword ini salah satu element terpenting di dunia microstock dan berpengaruh besar terhadap laku atau tidaknya desain kita kelak.

Keyword:

  1. Business
  2. Zombie
  3. Thanksgiving
2. Mencari Referensi
Setelah dapat keyword yang tepat maka kita lanjut ke proses selanjutnya yaitu mencari referensi di mbah google. Teman-teman cukup mengetikan keyword-keyword tersebut di google dan kita akan melihat gambar-gambar terkait keyword tersebut. Kita akan mencoba mendesain konten dengan keyword Business.




Trik untuk memudahkan teman-teman dalam mencari referensi adalah dengan menambahkan kata "vector" pada kolom pencarian menjadi "business vector". Tapi ingat ya, desainnya PANTANG untuk ditiru. Kita hanya akan mengambil ide atau tema yang berkaitan dengan business. Sekali lagi ane tegaskan, PANTANG UNTUK MENIRU desain dari google. Kita harus menghargai desainer yang telah susah payah membuat desain tersebut. Selain itu pelanggaran hak cipta kalau ketauan kelak akun kita bisa dibanned oleh situs tempat kita mencari nafkah ini :)

3. Merinci Keyword
Kita akan merinci keyword menjadi beberapa sub keyword yang akan menjadi panduan kita ketika mendesain pada proses selanjutnya. Keyword business bisa kita rinci menjadi

  1. Jabat tangan
  2. Chart
  3. Jas 
  4. Tas kerja
  5. Dasi
  6. Team
  7. Meeting
  8. Target
  9. Idea (bola lampu)
  10. Uang
  11. dan seterusnya, teman-teman bisa merinci lebih detail sesuka hati teman-teman. Yang penting tidak keluar dari tema business. Tapi untuk kali ini kita batasi menjadi 10 sub keyword saja terlebih dahulu.
4. Sketsa
Sebelum masuk ke proses menggambar digital di komputer. Lebih baik kita lakukan sketsa terlebih dahulu. Kita buat sketsa dari 10 sub keyword itu. Seperti ini contohnya

Namanya juga sketsa, jadi gak perlu bagus-bagus :D
Sketsa ini hanya untuk memperjelas ide saja


5. Menggambar Digital
Setelah sub keyword itu menjadi semakin jelas dalam goresan-goresan sketsa. Selanjutnya kita akan langsung masuk ke proses digital, gak pakai lama,hehe. Silahkan teman-teman buka software desain masing-masing. Terserah mau pakai software desain apapun boleh. Corel, adobe illustrator, inkscape atau apapun yang penting support file .eps dan softwarenya ori :)


Buat "New Document" dengan ukuran 5000x3000px. Kenapa harus berukuran segitu? Karena pada situs Adobe Stock mewajibkan ukuran 5000x3000px. Hanya situs Adobe Stock saja sih yang menerapkan peraturan ini. Kalau misal kita menggunakan ukuran 2000x2000 px, nanti teman-teman harus menyalin desain yang teman-teman buat ke file berukuran 5000x3000px lagi, jadinya ribet #PengalamanPribadi :D


Kalau sudah, selanjutnya kita buat 10 layer dan kita beri nama layer-layer itu sesuai objek yang mau kita buat. Hal ini harus dibiasakan agar file jadi rapi. Oh dan ke depannya, kita bisa menjual desain kita ini di situs lain. Penataan layer ini kelak berguna karena beberapa situs ada yang mengharuskan desainnya tersusun rapi dalam layer. Contohnya situs freepik.com. Letakan gambar sesuai layer yang kita buat. Dan jangan lupa di save,hehe...


Tadaaaa.. Jadi deh desain dalam bentuk digitalnya,hehe.. Oh iya di sini ane tidak menjelaskan cara menggambar vektor step by step. Teman-teman pasti sudah jauh lebih jago dari ane. Tapi mungkin bagi teman-teman yang bener-bener baru dan belum pernah membuat desain digital sama sekali, insya Allah akan ane buatkan step by stepnya, tapi di postingan selanjutnya :p

Oh iya, gambar yang ane buat itu disebut "vector set". Dinamakan begitu karena desain-desain itu memiliki 1 tema dan style yang sama. Tema business dengan style flat. Pemilihan warna biru tua dan abu-abu karena 2 warna itu ciri khasnya warna dunia business. Biru tua dan abu-abu menggambarkan sikap profesionalitas dan kepercayaan. Eh ini jadi ngomongin warna, lain kali aja deh ngomongin warnanya,hehe.. Teman-teman bebas berkreasi sesuai style masing-masing. Tidak ada batasan harus begini begitu. Yang penting stylenya harus istiqomah dan berkualitas ok.

Kalau sudah selanjutnya kita akan export 1 per 1 menjadi gambar .jpeg. Kenapa jpeg? Karena situsnya minta itu :D

Bagi yang menggunakan illustrator bisa menggunakan cara ini. Buat 10 artboard baru dan letakan satu per satu desain yang telah kita buat tadi pada artboard tersebut.

Hasil export berupa .jpeg dan .eps (simpan file dalam format .eps versi 10)
Kenapa harus dalam format .eps illustrator 10? Karena lagi-lagi itu merupakan syarat dari situs,hehe..
Alasan lainnya adalah agar file desain kita ini bisa digunakan oleh orang-orang yang membeli desain kita.
Terkadang masih banyak pembeli yang menggunakan software jadul. Jadi kita save file dalam old format agar bisa
mereka gunakan dan buka di komputer dan software mereka
Ok kita cukupkan sampai di sini dulu. Alhamdulillah kita sudah punya 11 stok gambar dengan tema business. 10 gambar single dan 1 gambar business set. Insya Allah di  postingan selanjutnya kita akan masuk proses upload ke situs-situs microstock.

Ada yang mengalami kesulitan sampai di sini? Atau malah ngeblank sama sekali? hehe... Silahkan tulis di kolom komentar kalau ada proses yang teman-teman kurang mengerti. Mau kasih saran dan masukan atau kritik juga boleh :)

#FreelancerLife #Microstock


You Might Also Like

2 comments

  1. Terimakasih info dan tipsnya min.. Smga ilmunya berkah.. *menyimak dan memanti postingan2 selanjutnya..terlebih yang menggambar vektor step by step dari menggambar diatas kertas smpai proses akhir jdi format jpeg..*belum tau soalnya hhe*

    ReplyDelete

Instagram