Kulgram Desain IGD #1 - Offset Printing 1 - Dani Irawan

10:02 AM



Selamat Malam semua nya, Mengawali kulgram perdana dalam grup ini, ijinkan saya dalam beberapa menit kedepan bercerita tentang Offset Printing

Perkenalkan, nama saya Dani Irawan. Kesibukan saat ini sebagai Designer Grafis di Indographic Printing. Saya lulusan SMK Tahun 2016 di Surabaya. Asli Magetan, Besar di Surabaya.

Nah, untuk teman teman yang mau masuk ke dunia Offset Printing, dapat memperhatikan beberapa hal berikut :

Pada Kulgram pertama ini kita akan belajar 2 Bab yaitu :

A. Teknik Cetak & Prinsip Cetak
B. Quality & Prinsip Reproduksi Warna pada Cetak Offset


A. Teknik Cetak & Prinsip Cetak

Secara garis besar teknologi cetak terbagi menjadi atas dua bagian besar yaitu :
  1. Teknologi Cetak dengan Acuan Cetak Permanen ( Konvensional ) 
  2. Teknologi Cetak tanpa Acuan Cetak Permanen ( Non Impact Printing ) 
Pada Teknik Cetak dengan Acuan cetak Permanen dibagi menjadi 2 yaitu :

1. Sheetfed Offset dan Web Offset

Pada kulgram kali ini saya akan membahas Sheetfed Offset ( Atau istilahnya cetak lembaran )

Kontruksi mesin pada cetak Sheetfed terdiri anatara lain :



Mesin Cetak Offset 1 warna, satu unit cetak terdiri :
  • 1 sinder pelat 
  • 1 silinder blanket 
  • 1 silinder tekan 
Kemampuan cetaknya adalah mencetak 1/0 ( isitilah dipercetakan yang artinya mencetak satu warna dimuka ( cetakan atas ) dan cetakan dibelakangnya kosong ). Sehingga teman teman ingin mencetak separasi warna ( CMYK ) harus naik cetak 4 kali dan tentu saja memakan waktu yang lama. Pada umumnya mesin satu warna digunakan untuk mengerjakan barang cetakan yang sederhana seperti :
  • Kop Surat 
  • Amplop 
  • dan lain-lain
Proses jalan cetak pada mesin offset 1 warna adalah, pertama kita mulai cetak warna Cyan terlebih dahulu - Setelah cetak warna Cyan selesai tunggu hingga kering agar tidak flek pada cetakannya. sambil nunggu cetakan cyan kering kita cuci dulu Rol warna Cyan nya. setelah cetakan Cyan sudah kering baru lanjut warna Magenta dan seterusnya

Yang kedua adalah Mesin Cetak Offset 2 Warna



Mesin Cetak Offset 2 warna, satu unit cetak terdiri :
  • 2 sinder pelat 
  • 2 silinder blanket 
  • 2 silinder tekan 
Kemampuan cetaknya adalah mencetak 2/0 ( isitilah dipercetakan yang artinya mencetak satu warna dimuka ( cetakan atas ) dan cetakan dibelakangnya kosong ). Sehingga teman teman ingin mencetak separasi warna ( CMYK ) maka harus 2 kali naik cetak. Proses alur cetak warna nya yaitu CYAN & MAGENTA dulu baru dilanjut YELLOW & BLACK.

Proses jalan cetak pada mesin offset 2 warna adalah, kita mulai cetak warna Cyan dan Magenta terlebih dahulu - Setelah cetakan warna Cyan dan Magenta selesai tunggu hingga kering agar tidak flek pada cetakannya. sambil nunggu cetakan kering kita cuci dulu Rol warna Cyan dan Magenta nya. setelah cetakan Cyan dan Magenta sudah kering baru lanjut cetak warna Yellow dan Black. Proses untuk mesin 2 warna ini 2x jalan cetak.

Yang Ke 3 adalah mesin cetak 4 Warna



Mesin Cetak Offset 4 warna, satu unit cetak terdiri :
  • 4 sinder pelat 
  • 4 silinder blanket 
  • 4 silinder tekan 
Kemampuan cetaknya adalah mencetak 4/0 ( isitilah dipercetakan yang artinya mencetak satu warna dimuka ( cetakan atas ) dan cetakan dibelakangnya kosong ). Sehingga teman teman ingin mencetak separasi warna ( CMYK ) dapat dilakukan dalam 1 kali jalan dan tentunya waktunya lebih cepat...pokoknya kalau pakai mesin cetak 4 warna Mantapp Jiwa !!!

Proses jalan cetak pada mesin offset 4 warna adalah, kita bisa mencetak warna CMYK dengan sekali jalan aja

Jika teman teman ingin mencetak Flyer atau apalah yang 2 sisi ( Depan & Belakang ) bahasa teknisnya di percetakan yaitu 4/4 ( Mencetak 4 warna di bagian depan dan belakang ) 😄👍

Tips : Jika sobat sobat ada project design flyer, undangan dan lain lain, budayakan Proff atau Dummy di percetakan Digital Printing. Biasanya saya kalau untuk Proff sering pakai Mesin Indigo untuk mengejar warnanya. Proff ini digunakan untuk menunjukkan ke Client bagaimana bentuk Design & Warnanya, Dan juga jika ingin di cetak di Percetakan Offset harap sobat bawa Proff atau Dummy sobat yah 👍
Kalau agan ada dapat job buku wajib di proff untuk mencocokan perhalaman nya




Karena untuk paduan cetak dan warna nya, karena hasil cetak Mesin Indigo kurang lebih sama warnanya kalau di cetak di Offset Printing

NB : Proff atau Dummy adalah contoh hasil akhir design kita seperti apa 😄👍 karena penting kita sebagai designer membuat Proff atau Dummy 😁



Apalagi kalau sobat sobat aja job ngerjakan undangan yang menggunakan warna khusus atau menggunakan finishing Emboss dan lain lain, wajib untuk bikin proof dan di serahkan ke operator cetak. Agar operator cetak mengerti bagian mana aja yang perlu di finishing emboss atau hotprint dan lain lain. Jika sobat ada design dengan menggunakan warna khusus, sobat harus bilang ke operator cetaknya agar proof nya sobat akan di lab terlebih dahulu untuk mendapatkan warna tinta khusus tersebut. Jika sobat tidak bilang ke operator cetaknya hasil nya bisa fatal
Berikut adalah contoh Hasil plat Emboss, platnya terbuat dari besi 
Contoh cetakan Buku Kenangan dengan menggunakan Finishing Spot UV 
Finishing di Percetakan Offset Beragam antara lain :
  • Spot UV 
  • Doff Spot 
  • Emboss 
  • Deboss 
  • Hotprint 
  • Plong 
  • Rit 
Hotprint ada 4 yaitu :
  1. Hotprint Gold 
  2. Silver 
  3. Bronze 
  4. Pelangi 

Bisa dibilang Hotprint Pelangi yang paling susah, soalnya kapan hari ada project buat Buku Kenangan dengan Finishing Hotprint Pelangi


Sekarang kita masuk ke Bab 2

B. Quality & Prinsip Reproduksi Warna Pada Cetak Offset

Mengapa sih harus ada Quality Control?

"Quality is meet you customer requirement"

Kualitas yang baik adalah apabila hasil yang dicapai sesuai dengan keinginan customer. Meskipun menurut operator produksi cetak bagus tapi bila menurut klien kurang bagus maka hasil tersebut belum mencapai kualitas yang baik dan memuaskan pastinya.

Pada dasarnya permasalahan dari kualitas cetak adalah bermula dari belum adanya standarisasi warna serta harus seperti apa kita menciptakan warna tersebut di mesin cetak.

Ada beberapa terminologi dari kebiasaan di industri percetakan untuk merunjuk kepada seluruh kualitas cetak, diantaranya :
  • Warna sesuai dengan proof atau sample 
  • Register cetak tercapai 
  • Hasil cetak tidak terjadi problem cetak atau cacat. 
Bagi sobat yang belum tau apa itu Register, nih saya jelaskan register itu adalah ketepatan warna dalam cetakan. Bila Register ini tidak tercapai maka hasilnya cetakan kita akan buram atau bayang2 gt
Berikut hasil cetakan dengan Register yang pas / sukses 
Berikut adalah hasil cetakan dengan Register yang tidak pas. Register yang tidak pas akan membuat cetakan sobat bayang bayang. Jika Register blm tercapai kita harus menyetel lagi posisi plat kita agar Register nya tercapai 
Ada alat yang memudahkan kita untuk mengecek apakah Register ini tercapai atau tidak, alatnya seperti kaca pembesar. Dengan menggunakan alat pembesar ini kita bisa lebih mudah melihat Register pada Cetakan
Ini Preview ketika melihat Register dengan menggunakan alat pembesar khusus. Terlihat Register tidak pas
Sekian Materi yang saya sampaikan pada Kulgram kali ini.

Join Channel Telegram Indonesian Graphic Designers (IGD) : https://t.me/weareigd

You Might Also Like

0 comments

Instagram