Kulgram Desain IGD #10 - Passive Income - Royyan Wijaya

10:07 AM



Hallo gaes, selamat malam semua, semoga kalian sehat selalu ya hehe.
Dalam beberapa waktu kedepan, saya akan menjelaskan tentang apa itu Passive Income sebagai seorang Desainer Grafis dan bagaimana cara melakukannya.

Btw perkenalkan nama saya Royyan Wijaya biasa dipanggil Roy, saya lulusan SMK jurusan Multimedia di sebuah sekolah swasta di Surabaya (Tempat saya lahir dan tinggal saat ini) Pernah dulu merasakan bangku kuliah selama kurang lebih 2 tahunan, abis itu saya DO karena salah jurusan, meski pernah mutasi juga hehe

Pekerjaan saya saat ini sebagai Freelance Icon Designer yg kebetulan fokusnya jualan asset di marketplace dkk,
Singkat cerita, saya mengawali karir freelance saya tepat setahun yg lalu, waktu itu memutuskan resign dari pekerjaan lama saya sebagai tukang cuci mobil dan menseriusi bidang ini.

Begitulah perkenalan singkat saya, mari lanjut ke sesi selanjutnya yaitu pengenalan tentang apa itu Passive Income dan bagaimana caranya.

Oiya, sebelumnya saya mau bilang kalau saya di sini akan berbagi cerita mengenai sudut pandang yg sudah saya alami selama ini, dan juga nantinya semua materi yg saya bagikan mungkin tidak semuanya benar, karena setiap orang memiliki sudut pandangnya masing-masing, jadi, mari belajar bersama hehe


Apa itu Passive Income?

Passive Income adalah pendapatan yg kita peroleh secara terus menerus sebagai desainer dengan cara membuat asset yg nantinya dijual melalui berbagai macam platform, bisa juga diartikan sebagai "Investasinya Desainer" karena tanpa bekerja pun kita bisa mendapatkan penghasilan dari asset desain yg kita bikin dan jual.

oke, itu penjelasan singkat tentang apa itu Passive Income, mari lanjut ke sesi berikutnya


Bagaimana cara menghasilkan Passive Income?

Banyak cara yg bisa kita lakukan agar bisa menghasilkan Passive Income, di sini akan saya bagi menjadi 3 bagian:


- Meluangkan Waktu

Sebagai desainer, sudah menjadi rahasia umum kalau pekerjaan kita ini sedikit banyak pasti akan bertemu dan bersapa dengan yg namanya Deadline, nah, mungkin saking banyaknya Deadline yg kita kerjakan sampai-sampai kita tidak ada waktu untuk hiburan, bisa dengan nonton, atau nongkrong bareng teman.

Hal ini bisa diatasi dengan cara memanajemen kegiatan kita, apa saja yg nantinya akan kita kerjakan dan hal apa saja yg harusnya kita selesaikan, untuk platform manajemen itu sendiri banyak contohnya, seperti, Trello, Workflowly, GetFlow, Plutio, dll.

Nah apabila teman-teman sudah bisa memanajemen waktu dengan baik, maka, sempatkan setidaknya 2-3 jam waktu kita dalam sehari untuk membuat produk/asset yg nantinya bisa kita jual.

lanjut ke bagian selanjutnya


- Desain yg tidak terpakai (Unused Design)

Mungkin banyak teman-teman di sini yg sudah tahu apa itu Unused Design, mungkin ada juga beberapa yg belum tahu, akan saya jelaskan singkat.

Jadi, Unused Design itu desain yg tidak terpakai (tentu saja 😅) nah seringnya ketika kita apply sebuah konsep desain kepada client, entah itu brosur, logo, kartu nama, dll, mungkin ada beberapa konsep yg client tidak sukai dan pastinya tidak akan dipakai oleh mereka, nah dari sini kita bisa tuh convert asset yg tidak terpakai tersebut menjadi Passive Income, dengan cara? Dijual dong hehe

mari lanjut ke baigan yg terakhir


- Fun Project

Cara yg ketiga ini tergolong cara yg paling menyenangkan, kenapa bisa begitu? Karena fun project ini kita bisa eksplore desain dengan ketentuan yg kita inginkan sebebas mungkin, apalagi kalo mood sedang membaik, biasanya dipake buat keperluan portfolio.

Nah, daripada cuman dipajang, gak ada salahnya kita jual juga desain tersebut, kan lumayan jadi uang hehe

Itulah beberapa cara di atas yg bisa kita gunakan untuk menghasilkan Passive Income dari desain yg kita buat, mari kita lanjut ke sesi berikutnya.


Di mana dan bagaimana cara menjual asset desain kita?

Banyak cara untuk berjualan asset desain kita, saya akan list kan beberapa yg saya tahu.


- Graphicriver

Sepertinya banyak di antara kita yg sudah tau situs ini, di sini kita bisa berjualan asset desain berbagai macam tipe, mulai dari brosur, logo, kartu nama sampai template presentasi.

Sistem upload di sini filterisasinya lumayan ketat, jadi, ketika kita upload asset desain, akan difilter dulu oleh pihak Envato untuk memastikan produk yg kita jual memenuhi standarisasi mereka.

Pembagian keuntungan dibagi menjadi 2:
1. Exclusive Author
Untuk exclusive author, pembagian keuntungannya bervariasi ya, tergantung penjualan kita di sana, semakin laris, maka, semakin besar keuntungan yg kita peroleh.
Maksudnya Exclusive Author adalah item yg kita jual di sana, tidak boleh dijual di situs lain lagi.
Fee (potongan tiap item yg terjual) 12.5% - 37.5%
2. Non-Exclusive Author
Untuk tipe ini, kita diberikan kebebasan dalam menjual asset desain yg kita miliki di situs lain, jadi, tidak terikat hanya pada satu situs.
Fee (potongan tiap item yg terjual) 55%

Kalian bisa baca penjelasan lengkapnya di sini https://help.market.envato.com/hc/en-us/articles/214154443-Envato-Author-Fee-Schedule

mari kita lanjut ke list selanjutnya


- Creative Market

Berbeda dengan Graphicriver, untuk Creative Market, sistem filterisasi penjualannya di awal, jadi, sebelum kita bisa berjualan di sana, kita harus apply dulu, setelah kita diterima, kita bisa upload produk yg kita miliki tanpa adanya filterisasi lagi, jadi, bisa dikatakan auto approve, jual produk > publish > langsung mengudara produk kita.

Untuk "Open Store" di Creative Market sendiri tiap orang variasi ya, ada yg sekali apply langsung approve, ada yg beberapa kali seperti saya yg 4x apply baru approve hehe

Pembagian keuntungan, 70-30, 70 % untuk creator dan yg 30 % untuk Creative Market

Link untuk Open Store di Creative Market https://creativemarket.com/sell

mari kita lanjut ke list selanjutnya


- UI8

Bagi yg berprofesi atau ingin berjualan asset User Interface Design, bisa dicoba di situs https://ui8.net  di sana banyak yg berjualan kebutuhan UI Design, mulai dari Kit, Icons, Theme, sampai Mockup buat menunjang kebutuhan desain, kalian nanti bisa cek sendiri kategori produk apa saja yg bisa diijual di sana.

Untuk sistem upload produk, sama seperti Graphicriver, akan difilterisasi tiap produk yg kita upload di sana,

Pembagian keuntungan dibagi menjadi 2:
1. Exclusive Author
Untuk exclusive author di UI8, pembagian keuntungannya 90-10, 90% untuk author dan 10% untuk situs.
2. Non-Exclusive Author
Pembagian keuntungan untuk non exclusive author lumayan besar, yaitu 70-30, 70% untuk author dan 30% untuk situs dan kalian tetap bisa jual produk kalian di tempat lain.

Untuk open store di sana, silahkan kunjungi link ini https://ui8.net/affiliate

mari kita lanjut ke list berikutnya


- Iconfinder

Situs ini hanya khusus untuk berjualan asset icon. mulai dari single icon sampai icon set, di sana sistem uploadnya pakai sama dengan Graphicriver dan UI8, akan ada filterisasi di tiap icon yg kita upload entah itu single atau set waktu estimasinya 48 jam an, ada juga yg namanya Elite Designer di Iconfinder, bedanya, kita dapat privilege auto approve, upload icons, tunggu beberapa menit, baru deh cuss mengudara icon kita.

Di lingkungan saya yg saya ketahui punya previlege tersebut ada 2 orang, mas Ariev Soeharto dengan YellowLine nya dan mas Kikur dengan Inipagi nya, selebihnya saya kurang tahu hehe

Untuk pembagian sama seperti di Creative Market, 70-30, 70% untuk creator dan 30% untuk situs.

Bagi yg ingin daftar dan berjualan icon di Iconfinder, kalian bisa kunjungi link ini https://www.iconfinder.com/ tinggal pilih menu sign up saja

mari lanjut ke list berikutnya


- Consumer Goods

Consumer goods yg saya maksud di sini adalah, kita bisa berjualan mulai dari desain sampai illustrasi yg nantinya, 1 karya yg kita bikin bisa diconvert ke berbagai macam media, seperti, kaos, jaket, cangkir, tas, dsb.

Untuk flow upoloadnya biasanya, situs consumer goods ini lebih bebas ya, kita upload karya, lalu kita publish, seketika itu juga karya kita sudah mengudara di pasaran, setelah itu tinggal kita promosiin lagi melalui berbagai macam sosial media yg kita punyai yg mana bisa drive traffic ke produk kita.

Untuk situsnya banyak sekali, saya akan sebutkan beberapa yg saya ketahui seperti, Redbubble, Threadless, DBH (Designbyhumans), Society6, Zazzle, Spreadshirt, Cafepress, dsb.

Situs lokal yg saya ketahui, Tees co id dab Kustomable, untuk selebihnya saya kurang tahu hehe

Untuk pembagian fee nya, kalian bisa pelajari di situs masing-masing ya, karena memang sangat bervariasi satu sama lain hehe

mari kita lanjut ke list berikutnya


- Microstock

Pada situs ini, gak berbeda jauh dengan situs lainnya, apalagi buat kalian yg punya hobi fotografi, bisa banget dicoba hasil jepretannya dijual di sana, umumnya pada jualan asset vector, entah itu logo, background, illustrasi dll

Untuk situs Microstock sendiri banyak sekali ya, yg paling terkenal Shutterstock yg baru-baru ini dibikinin artikelnya sama mas Ariev Soeharto tentang hal-hal yg sering ditanyakan untuk menjadi contributor di Shutterstock, kalian bisa kunjungi linknya di sini http://www.arievsoeharto.com/2017/11/mau-jadi-shutterstock-contributor-hal.html

Untuk situs Microstock lain, mungkin kalian bisa cari sendiri ya di Google, karena memang sangat banyak sekali hehe

Nah, sampai sini penjelasan tentang di mana dan bagaimana cara menjual asset desain kita, untuk situs lain kalian nanti bisa explore sendiri ya, karena memang banyak sekali jalan buat menghasilkan Passive Income, pokoknya kalian jangan malas baca hehe

Sekian materi yg saya sampaikan, mohon maaf apabila ada salah dalam penyampaian materi yg saya bawakan.

Join Channel Telegram Indonesian Graphic Designers (IGD) : https://t.me/weareigd

You Might Also Like

0 comments

Instagram