Kulgram Desain IGD #6 - Just My Type - Aliv Pandu

10:05 AM



Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh

Hallo Selamat Malam Semuanya
Sebelum melangkah lebih jauh ijinkan saya mengucapkan salam TGIF buat teman-teman semuanya

#ThanksGodImFreelancer

Ok perkenalan dulu ya,


Nama saya Aliv Pandu biasa dipanggil Aliv saya berasal dari Batang - Jawa Tengah (Alas Roban) dan sekarang saya menetap dan berdomisili di Yogjakara. Saat ini profesi utama saya adalah fulltime freelance mengerjakan berbagai project seperti logo, lettering, dan keperluan desain lainya. Karir saya di dunia desain grafis dimulai pada akhir tahun 2012, mulai masuk dan tertarik dengan font sejak 2014 dan kemudian di Agustus 2016 atau tepatnya 1 tahun lalu saya mendirikan sebuah studio desain bersama dengan saudara sepupu saya yang kami beri nama Wacaksara.


Wacaksara sendiri sampai sekarang telah menghasilkan 9 Font dengan jenis script, Beberapa font dari Wacaksara pernah di pakai oleh beberapa perusahaan dan brand diluar sana seperti Apple Inc, Addidas, Sony Music, dan lain-lain.

Dan sampai saat ini penghasilan utama dan pemasukan terbesar yang saya terima berasal dari desain font.

Dari cerita diatas pasti banyak yang bertanya-tanya bagaimana bisa? cuman dari font? tok?

😮

Sebelum membahas kok bisa atau pertanyan semacam itu tadi, mari kita mengenal dulu apa itu huruf dan font terlebih dahulu. Supaya nantinya kita bisa paham dan bisa menjawab sendiri pertanyaan kok bisa diatas. hehe


Kita semua orang desain pada umumnya tahulah apa itu font kegunaanya dan lain-lain. Tapi kemudian ada istilah lain yaitu typeface, lantas banyak pertanyaan mengenai dua istilah tersebut dan tak jarang banyak orang yg masih bertanya sebenarnya perbedaanya terletak dimana?

Perbedaan font dan typeface
Font adalah sebuah format huruf digital yang bisa dipakai pada komputer, sedangkan Typeface adalah tampilan/ rupa dari huruf yang ada pada font tersebut. Jadi bisa dikatakan mereka saling terkait cuman berbeda format atau istilah saja.

Untuk memudahkan arti dari istilah diatas, saya meminjam istilah Nick Sherman yang mengatakan bahwa cara membedakan Font dan Typeface adalah sama seperti kita membedakan MP3 dan Lagu. Dalam hal ini Typeface adalah Lagu dan Font adalah Mp3 yang berarti sebuah format yg dapat dibaca oleh komputer digital.

Cukup paham ya? mari kita lanjut ke pembahasan selanjutnya

Kali ini kita akan mengupas tentang beberapa jenis huruf
atau bisa dikatakan klasifikasi Jenis Huruf


Klasifikasi jenis huruf secara teori dibagi menjadi 4 seperti yg tertera pada gambar diatas
Ada Serif : yaitu huruf yg memiliki kait
Sans Serif : yaitu huruf tanpa (sans) kait
Script : Huruf yg merepresentasikan tulisan tangan
Dekoratif/ Misc : Huruf unik dengan penamabahan ornamen untuk keperluan tertentu

Selanjutnya yang tak kalah penting kita akan membahas tentang
Klasifikasi Jenis Font


Dalam beberapa sumber mengatakan klasifikasi font dibagi sama dengan klasifikasi huruf yaitu 4, akan tetapi seiring berkembangnya teknologi saya rasa hal itu tidak berlaku lagi maka dari itu saya memasukan symbol sebagai salah satu klasifikasi jenis font kali ini.

Mengenai apa itu script, sans, dan yang lain tak perlu kita jelaskan lagi kali ya, karena defisini font jenis itu hampir sama dengan definisi di klasifikasi huruf.

Mari kita langsung fokus ke font kategori symbol, karena sekarang sudah banyak inovasi yg memanfaatkan format font untuk keperluan penggunaan symbol atau yang lain.

Ambilah contoh Fontawesome.io


Dengan inovasi yg dilakukan oleh Font Awesome kita tak perlu lagi mendownload icon atau simbol png satu per satu, cukup dilakukan dengan menginstal satu font dan kita bisa mengaksess icon pada program apa saja yg memiliki feature font selection dengan mudah.

Ada juga Chartwell Font


Inovasi yg dilakukan oleh Travis Kochel ini lebih gila lagi, font Chartwell ini dapat dikonversi menjadi grafik data infografis dengan sistem perhitungan yang akurat.

Kemudian kita juga mengenal Webdings


Jauh pada tahun 1900an microsoft memprakarsai pembuatan font symbol pertama yang bernama Webdings font yg awalnya dibuat untuk keperluan symbol dan icon di Internet Explorer, dan hingga sekarang font ini ada pada tiap2 komputer didunia.

oke pembahasan di atas adalah sekilas info tentang jenis-jenis font, semoga menambah wawasan temen-temen tentang apa itu font dan klasifikasinya.

ok lanjut


Semua orang tahu, huruf atau font menjadi elemen yg sangat penting dalam keperluan komunikasi visual dari masa kemasa, font dan huruf dapat kita temui mulai dari bangun tidur saat kita bangun pagi melihat jam pada handphone kita masing-masing, di setiap jalan-jalan saat kita melihat plang arah penunjuk jalan, hingga pada website seperti youtube saat kita merasa butuh hiburan setiap harinya.


Dengan tingkat pemakaian dan kegunaan yg tinggi ini, pastinya akan terus ada permintaan font jenis baru setiap tahunya, dan ini merupakan peluang bagi kita desainer untuk selalu berexperiment dalam menciptakan tampilan huruf yang lebih segar dan inovatif.

Sejauh ini profesi menjadi font desainer terbilang sedang subur-suburnya, terlihat dari banyaknya orang yang mulai terjun mendalami bidang ini. Karena memang secara penghasilan dari kebanyakan seorang font desainer itu sudah mencapai angka diatas rata-rata dari seorang freelance desainer grafis.


Seperti contoh Agga dari Swistblnk Studio yang nilai dari 1 font aja bisa mencapai lebih dari $21.000 cuman dari 1 situs marketplace, belum lagi desainer-desainer kondang yang lain seperti Ilham Herry, Gilang Purnama, atau Ajir Artimasa yang pastinya sudah mendapatkan penghasilan dg nominal yang luar biasa dari membuat desain font. Hal ini membuktikan bahwa menjadi desainer font termasuk bidang profesi yang sangat menjanjikan.

Mulai panas? 🤑

Yok masuk ke pembahasan selanjutnya


Banyak yg bilang jika kita pengen membuat font atau menjadi font desainer itu harus bisa menggambar huruf (Lettering), atau bisa menulis indah (Calligraphy), kebanyakan orang akan menyerah karena tidak bisa menulis atau tak kunjung bisa karena kesulitan untuk belajar lettering atau calligraphy.

Padahal kita sebenarnya bisa membuat sebuah desain huruf dengan skill lain yg kita miliki, misalnya vector desain.

Juga masih ada cara lain dengan bermain desain font yg bukan pada kategori huruf yg memerlukan skill untuk membuat style hand-lettering dan calligraphy, masih ada kategori lain seperti Sans, Serif, atau Symbol.

Yang ditekankan disini bukan tentang seberapa bisa atau seberapa jago kita dalam membuat lettering atau calligraphy, akan tetapi pemahaman yg benar dan pengetahuan tentang desain huruflah yg menjadi kunci untuk terjun menjadi desainer font.

Seperti pengetahuan tentang anatomi huruf, kerning, leading, dan istilah-istilah lain dalam dunia fontlah yang nantinya bakal membantu kita menghasilkan sebuah desain font yang tak hanya bagus akan tetapi juga benar secara sistem dan format font itu sendiri.

Yap Just my type aja yakan guys, buat desain font yang kita suka, yang kita tahu, dan dengan cara yang kita bisa. Style lettering bisa dicapai tidak harus melalui goresan brush pen pada kertas saja, masih banyak cara lain yg dapat kita lakukan untuk mencapai bentuk itu.

Jadi gimana, masih ragu untuk mencoba mendesain font?


Ok, mari kita lanjut kepembahasan yg ditunggu sekaligus menggiurkan hehe
yaitu tentang monetize


Banyak cara dan strategi yang dilakuakan orang dalam monetizing font-font yg telah kita buat. Seperti menjualnya langsung ke marketplace yang ada di internet seperti Creativemarket, Myfonts, dan situs-situs lain.


Atau membuat font gratis dengan lisensi “free for personal use” dan menyebarnya melalui behance, dafont, atau portfolio online lainnya secara gratis atau dengan sistem donasi. Sehingaa nantinya font kita bisa mendapat perhatian yang tinggi dari orang yang mengunjungi situs portfolio tersebut.

Gratis lho siapa yg gak mau yakan?

Dari sistem tersebut nanti kita bisa mendapatkan pundi-pundi dolar dari orang/ perusahaan yg pengen memakai font kita untuk keperluan komersial dengan yang namanya commercial license.

Cara lain juga bisa ditempuh dengan menawarkan diri keperusahaan-perusahaan yg membutuhkan desain font. seperti rumah produksi film untuk keperluan font film seperti yg bisa kita lihat difilm Harry Potter, tak hanya itu masih ada juga Studio Game, atau perusahaan komersil yg membutuhkan custom font untuk keperluan branding dan lain-lain


Sudah lumayan paham kan temen-temen tentang beberapa hal mengenai font, mulai dari definisi, jenis, kegunaan, hingga cara menjualnya.

Kesimpulan dari presentasi malam ini adalah menjadi desainer font bukan hanya bisa membuat lettering atau calligraphy saja.  Namun diharapkan muncul trik-trik baru dalam dunia perancangan font dan melahirkan desainer-desainer font baru yang bisa membawa angin segar di dalam dunia font.

Masih banyak kategori yang belum diexplore oleh banyak orang dalam dunia font, hal ini merupakan peluang untuk orang-orang yang ingin lebih serius mendalami bidang ini. Supaya nantinya muncul karya-karya baru yang segar dan menciptakan pasar baru dengan keperluan penggunaan font yang lebih luas.

Selain itu, sebagai insan kreatif kita jangan mudah terpatok dengan cara-cara yang sudah ada, mulailah dengan sesuatu yg kita bisa baru setelah itu upgrade skill pada teknik yang kita rasa nyaman dan cocok.

Membuat font bisa dilakukan dg banyak cara, dan terdapat banyak software pembantu yang dapat kita gunakan untuk membuat desain font yang kita inginkan.

Intinya, pahami dan segera memulai,
dan ingat, terus coba lagi dan lagi….

Sekian

Akhir kata terimakasih atas perhatiannya

Wasalamualaikum Wr Wb

Silakan yang ingin bertanya terkait pemaparan saya diatas ini, mohon kritik, koreksi, atau saran dari matei diatas apabila ada hal yang salah/ kurang pas dari penjelasan saya diatas.

Referensi:


Type Classifications : https://www.fonts.com/content/learning/fontology/level-1/type-anatomy/type-classifications

Chartwell   : https://www.youtube.com/watch?v=JD1vzU4XeyU

Fontawesome : https://blog.fontawesome.com/how-font-awesome-5-became-kickstarters-most-funded-software-project-4a63c035e84

Earns $1 Million Selling Fonts : https://www.youtube.com/watch?v=s_iSpjsqM60&t=19s

Join Channel Telegram Indonesian Graphic Designers (IGD) : https://t.me/weareigd

You Might Also Like

0 comments

Instagram